SIDAK DAPUR SPPG KEMBANG SERI 1 PASCA INSIDEN KERACUNAN SISWA

Oleh Admin Distan
Dipublikasi Pada 10:45 | 27 April 2026

Kepala Dinas Pertanian Helmi Yuliandri,S.P.,M.T Kabupaten Bengkulu Tengah  Mendampingi Asisten Administrasi Perekonomian & Pembangunan, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., dan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bengkulu Tengah, Roni Vidiansyah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kembang Seri 1 pada Jumat (24/04/2026). Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa SMPN 3 dan SDN 1 Bengkulu Tengah.

Dalam keterangannya, Nurul Iwan menjelaskan bahwa tujuan utama sidak ini adalah untuk meninjau langsung proses pengolahan hingga penyajian makanan di fasilitas tersebut. Meski pengamatan sementara menunjukkan prosedur telah berjalan sebagaimana mestinya, ia menegaskan bahwa penyebab pasti keracunan masih dalam tahap analisis.

"Penyebab dugaan keracunan saat ini masih dianalisis di laboratorium BPOM Bengkulu, sehingga belum ada kesimpulan resmi. Secara kasatmata, bahan dan proses penyajian dinilai sudah sesuai prosedur, namun pengawasan harus tetap ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan aman," ujar Nurul Iwan.

Di saat yang sama, Koordinator BGN Wilayah Bengkulu Tengah, Roni Vidiansyah, mengungkapkan bahwa pihak BGN Pusat telah merespons cepat laporan insiden tersebut. Per Kamis malam, BGN Pusat resmi menerbitkan surat pemberhentian operasional sementara (suspensi) bagi dapur SPPG Kembang Seri 1.

"Atas kejadian ini,Roni menegaskan, BGN Pusat telah menerbitkan surat pemberhentian sementara untuk SPPG Kembang Seri 1 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Pembukaan kembali operasional dapur tersebut sangat bergantung pada hasil investigasi dan situasi di lapangan yang telah dinyatakan kondusif.

+