TURUNYA PRODUKSI PADI DI DESA LUBUK SINI DIKARENAKAN PENYAKIT BLAST

Oleh Admin Distan
Dipublikasi Pada 12:18 | 25 Juli 2023

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah Bapak Endang Sumantri,. SH. MH. mengunjungi kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Anak Dalam Kecamatan Taba Penanjung. Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya laporan petani ke pihak BPP Anak Dalam mengenai kemungkinan besar terjadinya gagal panen tanaman padi sawah pada musim tanam saat ini. Hasil dari survey dan pengamatan para penyuluh BPP Anak Dalam dan petugas POPT Provinsi Bengkulu, diketahui terjadinya serangan penyakit Blast (patah leher) pada tanaman padi tersebut. Penyakit ini menyebabkan penghambatan pengisian bulir sehingga bulir padi kosong atau hampa. Kejadian gagal panen ini diduga karena petani menggunakan benih padi varietas Inpari Malaysia yang dibeli secara mandiri dengan system COD.varietas tersebut pada musim tanam sebelumnya menghasilkan panen yang berkualitas baik ,sehingga petani menggunakan benih tersebut pada musim tanam ini. Hamparan tanaman padi seluas 15 hektar ini yang yg terkena dampak gagal panen ini sekitar 6 Ha,sedangkan luasan selebihnya menggunakan varietas yang berbeda. Hal ini dikarenakan Pihak petani tidak berkoordinasi kepada pihak penyuluh BPP Anak Dalam yang dalam wilayah binaan kecamatan Taba Penanjung sebelum melakukan penanaman, karna varietas ini merupakan verietas luar. Selain itu diduga kurangnya penangan / perlakuan benih sebelum ditanam oleh petani. Dengan kejadian gagal panen ini petani mengalami kerguian sekitar 3,5-4 ton/ha. Dengan laporan hasil panen ini, pihak petani memohon adanya bantuan benih untuk musim tanam berikutnya. Dengan kejadian ini pihak BPP sudah berupaya semaksimal mungkin mencari solusi untuk petani.  Solusi yang di upayakn oleh dinas dengan BPP berupaya meminta bantuan benih ke BSIP Provinsi.

+